tommyhilfigersoutlet.com

Ruang Informasi dan berita terbaru
Oasis Kuno di Mars, Tanda Adanya Kehidupan

Oasis Kuno di Mars, Tanda Adanya Kehidupan

Oasi Kuno di Mars yang ditemukan oleh robot NASA, River Curiosity, baru-baru ini menjadi penemuan yang menyita perhatian dunia. Keberadaan oasis kuno tersebut menurut para peneliti menunjukkan adanya tanda kehidupan di masa lampau pada planet yang dijuluki sebagai Planet Merah tersebut.

Sekian banyak penelitian yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan apakah ada tanda-tanda kehidupan di Mars dan apakah ada kemungkinan Planet Mars bisa dihuni, sehingga penemuan oasis kuno tersebut diharapkan dapat membawa ke titik terang.

Rangkaian Temuan-temuanSeputarOasis Kuno di Mars oleh Robot NASA

Terdapat beberapa temuanyang diperoleh robot NASA tentang oasis kuno di Mars, dimuat dan dijelaskan secara detail dalam Jurnal NatureGeoscience. Berikut akan dijabarkan tentang rangkaian-rangkaian temuan yang dikutip dari ulasan harapanrakyat.com.

Oasis Kuno yang ditemukan oleh River Curiosity diperkirakan telah ada sejak 3,5 Miliar tahun yang lalu. Lokasi tepat ditemukannya oasis kuno tersebut yiatu di GaleCrater. GaleCrater merupakan kawah yang berbentuk cekung dengan lebar mencapai 100 mil atau 154 kilometer, dengan kedalaman mencapai 5 kilometer.

Galecrater sendiri asal usulnya terbentuk karena hantaman yang kuat pada jutaan tahun silam. Galecrater yang berupa cekungan dikelilingi oleh pegunungan tinggi yang oleh para ilmuan dinamai sebagai Pegunungan Sharp.

Penemuan lain bahwa di dalam GaleCrater tersebut terdapat zat berupa garam yang bercampur dengan endapan bebatuan. Garam tersebut merupakan garam mineral. Garam mineral sendiri secara ilmiah terbentuk karena adanya proses  kristalisasi pada area yang basah. Area yang basah ini merupakan kolam-kolam kecil yang berisi air asin yang kemudian menguap. Dengan ditemukannya garam mineral, beberapa peneliti menduga bahwa di Planet Mars terdapat air asin.

Selain adanya garam mineral, River Curiosity juga menemukan adanya endapan sedimen yang berada pada ketinggian 150 meter yang disebut dengan Pulau Sutton. Penemuan-penemuan tersebut merupakan salah satu titik terang peneliti untuk menggali informasi sejarah Planet Mars.

Sejauh ini para peneliti memperkirakan bahwa dulunya Planet Mars merupakan bentangan laut dalam yang mengalami pengangkatan dan membentuk laut dangkal yang tampak seperti danau. Danau ini yang kemudian disebut sebagai oasis. Lalu apakah benar temuan-temuan tersebut mengindikasikan tanda-tanda kehidupan?

Kolam air asin dangkal yang ditemukan menunjukkan adanya proses pengeringan. Proses pengeringan yang menyebabkan adanya deposit garam. Proses ini terjadi karena adanya perubahan iklim yang merubah kondisi lingkungan Mars yang awalnya basah menjadi gurun beku seperti saat ini.

Seorang ilmuan dari Caltech yaitu William Rapin yang mempelajari tentang GaleCrater di mana Oasis Kuno di Mars berada menyampaikan adanya catatan unik mengenai perubahan Mars. Ketika kawah mengalami pengendapan dan pengerasan, angin kemudian membentuk lapisan gunung yang tinggi seperti yang direkam oleh River Curiosity.

Keberadaan Pulau Sutton kemudian disebut Rapin sebagai bentuk kemiripan seperti pada danau salin di Altiplano Amerika Selatan. Alasan William Ralphin mengatakan adanya kemiripan lantaran Bumi dan Mars pada awal proses pembentukannya memiliki kesamaan. Sungai yang mengalir menuju cekungan yang tertutup yang ditemukan di kawah purba Mars, GaleCrater, tersebut juga terjadi pada danau salin Altiplano.

Perubahan iklim juga menjadi penyebab terjadinya perubahan pada danau salin Altiplano. Danau salin ALtiplano yang berada di Amerika Selatan tersebut menurut William Rapin akan mengalami pendangkalan bahkan pengeringan pada periode yang lebih kering dari sebelumnya.

Kemiripan lain antara Danau Salin Altiplano dan Oasis Kuno di Mars yang berada di GaleCrater bahwa pada sekitar kawasan Danau Salin Altiplano tidak ditemukan adanya vegetasi. Hal serupa sama terjadi pada Oasis kuno tersebut.

Penemuan-penemuan oleh para peneliti tersebut belum menemukan titik akhir pencarian tentang sejarah Planet Mars dan kemungkinan adanya kehidupan di Planet Mars. Meskipun demikian salah satu penemuan penting yang baru saja diperoleh Robot NASA, River Curiosity, tentang keberadaan oasis kuno di Mars dapat dijadikan titik lompat untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk lainnya untuk mengungkapkan misteri tanda adanya kehidupan di Planet Mars tersebut.

shares